Kelas : 1EA27
NPM : 1A214471
Tugas : Bahasa Inggris softskill
Sumber :
1. http://inggrisonline.com/pengertian-perubahan-rumus-direct-indirect-speech-dan-contoh-kalimat/
2. http://cepatbisainggris.com/2014/06/04/materi-tentang-direct-indirect-speech/
A. Pengertian Direct Indirect Speech
Direct speech adalah suatu kalimat yang diucapkan secara langsung
oleh pembicara yang dalam penulisannya disertai dengan tanda aphostrof
di awal dan akhir kalimatnya sebagaimana teks dialog atau percakapan.
Contoh: 1. Nia bilang kepada saya: “kamu adalah orang yang sangat aku cintai”
2. Nia says to me: “you are the one I love very much”
Sedangkan Indirect speech adalah suatu kalimat yang menggambarkan perkataan orang lain atau dirinya sendiri secara tidak langsung (tidak persis seperti yang dikatakan pada saat diucapkan). Seperti jika kita merubah contoh kalimat di atas maka indirect speechnya menjadi:
1. Nia bilang kepada saya bahwa saya adalah orang yang sangat ia cintai.
2. Nia says to me that I am the one he love so much
Baik kalimat direct maupun indirect speech terdiri dari dua unsur yakni induk kalimat dan anak kalimat. Induk kalimat (introduce phrase) adalah seperti yang berwarna merah, sedangkan anak kalimat (reported words) adalah yang berwarna biru.
B. Aturan Perubahan Direct Indirect Speech
Siswa sering kali dibingungkan dengan perubahan kalimat dari direct
speech ke indirect speech dalam hal perubahan tenses, subjek objek serta
tempat dan waktu. Berikut aturan perubahannya:1. Tenses.
Perubahan tenses di bawah ini terjadi jika Induk kalimatnya berupa bentuk Past tense, sedang jika induk kalimatnya dalam bentuk present tense seperti contoh di atas, maka tidak ada perubahan.
No
|
DIRECT
|
INDIRECT
|
1
|
Simple Present
|
Simple past
|
2
|
Present Continuous
|
Past Continuous
|
3
|
Present Perfect
|
Past Perfect
|
4
|
Present Perfect Continous
|
Past Perfect Continous
|
5
|
Simple Past
|
Past Perfect
|
6
|
Past continuous
|
Past continuous
|
7
|
Past perfect
|
Past perfect
|
8
|
Past perfect continuous
|
Past perfect continuous
|
9
|
Simple Future
|
Past Future
|
10
|
Future Continuous
|
Past future continuous
|
11
|
Future Perfect
|
Past Future Perfect
|
12
|
Future Perfect Continuous
|
Past Future Perfect Continuous
|
Perubahan tenses di atas sebenarnya mencakup 16
tenses, namun karena terlalu panjang saya sarankan untuk membaca rumus
praktis perubahan tenses direct indirect speech.
2. Keterangan waktu dan tempat
No
|
DIRECT
|
INDIRECT
|
1
|
Now
|
Then
|
2
|
Tomorrow
|
The following day
|
3
|
Yesterday
|
The day before
|
4
|
Next week
|
The following week
|
5
|
Tonight/Today
|
That night/That day
|
6
|
Here
|
There
|
7
|
This
|
That
|
8
|
These
|
Those
|
3. Berdasar bentuk Kalimat
Bentuk dasar kalimat juga berpengaruh pada
perubahan kalimat dari direct ke indirect speech. Bentuk dasar kalimat
yang dimaksud adalah:
- Statement (pernyataan)
Dalam Indirect Statement kita menggunakan kata “that”(bahwa) sebagai penghubung antara kalimat pengantar/induk kalimat (introduce phrase) dan kata-kata yang dilaporkan/anak kalimat (reported words). Kata yang biasa digunakan bukan hanya told dan said saja, melainkan bisa juga menggunakan: accused, admitted, advised, alleged, agreed, begged, boasted, complained, denied, explained, implied, invited, offered, ordered, promised, replied, suggesteddkk. Contoh:- He suggested: you should come to the party.
He suggested I should come to the party. - Andi told me: “I invite you to come to my party tonight”
Andi told me that he invited me to come to his party that night - My sister said to me: “Papa warned me last night”
My sister said to me that papa had warned her the night before.
- He suggested: you should come to the party.
- Command (perintah)
Perintah berarti menyuruh untuk melakukan atau tidak melakukan (melarang) dengan kata jangan (don’t). Menyuruh untuk melakukan berarti bersifat positif, sedangkan melarang bersifat negatif (menggunakan don’t).- Positif
Dalam perintah positif kita tambahkan to di depan kalimat perintahnya, sebagai penghubung antara induk kalimat dan anak kalimat yang berupa kalimat perintah.
Contoh:- He asked me: “Open your book”
He asked me to open my book. - Garet aksed me: “stop talking to Janet”.
Gareth asked me to stop talking to Janet.
- He asked me: “Open your book”
- Negatif
Dalam perintah negatif kita tambahkan not to di depan perintah yang dilaporkan.
Contoh:- Mary told John: “Don’t wait for me’
Mary told John not to wait for her. - Father said to my sister: “don’t go alone in the middle of the night.
Father asked to my sister not to go alone in the middle of the night.
- Mary told John: “Don’t wait for me’
- Positif
- Question (pertanyaan)
Kalimat pertanyaan dibagi menjadi dua kategori:- Pertanyaan yang menggunakan kata tanya (what, where, when, who, why, how), maka kata tanya tersebulah yang menjadi penghubung antara induk dan induk kalimat.
Contoh:- He asked me : “How will you go there ?”
He asked me how I would go there
- He asked me : “How will you go there ?”
- Pertanyaan yang tidak menggunakan kata tanya dan jawabannya berupa yes atau no.
Contoh:- The teacher asked her : “Have you finish your homework ?”
The teacher asked her if he had finished her homework.
- The teacher asked her : “Have you finish your homework ?”
- Pertanyaan yang menggunakan kata tanya (what, where, when, who, why, how), maka kata tanya tersebulah yang menjadi penghubung antara induk dan induk kalimat.
- Kita boleh menggunakan present tense atau past tense jika kebenarannya masih terjadi hingga saat ini. Contoh:
“My name is Lynne”, she said. Indirectnya boleh: She said her name was Lynne. boleh juga: She said her name is Lynne.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar